Jumat, (10/3/23), Direktur Utama PT Inamas Sintesis Teknologi (INASTEK), Yosef Adhitya Duta Dewangga melakukan penandatanganan naskah kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ketua LP Ma’arif NU PWNU DIY, Tadkiroatun Musfiroh di Kantor Kalasan II, Yogyakarta. Penandatanganan MoU ini merupakan bukti atas hubungan kerja sama antara PT INASTEK dengan LP Ma’arif NU PWNU DIY dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan industri teknologi.
“PT Inamas Sintesis Teknologi merupakan perusahaan startup green technology terkemuka yang menyediakan solusi sistem pengatur iklim yang cerdas untuk standardisasi pertanian dengan harapan dapat menjadi salah satu penggerak Indonesia Emas 2045 demi membangun teknologi untuk kemanusiaan dan kelestarian lingkungan” jelas Direktur Utama PT INASTEK, Yosef Adhitya Duta Dewangga saat mempresentasikan profil perusahaan.
Kegiatan rapat dan penandatanganan MoU ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari sembilan sekolah di LP Ma’arif NU PWNU DIY dengan jurusan yang berbeda, diantaranya jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dari SMK YAPPI Wonosari; jurusan Teknik Kendaraan Ringan dari SMK Ma’arif 2 Sleman; jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dari SMK Diponegoro Sleman dan SMK Ma’arif Semanu; serta jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dari SMK Ma’arif 1 Piyungan, SMK Ma’arif 1 Nanggulan, SMK Ma’arif 1 Wates, SMK Ma’arif 3 Wates, dan SMK Pembangunan Karangmojo.
Tujuan kerja sama PT INASTEK dengan LP Ma’arif NU PWNU DIY ialah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pengabdian masyarakat, penelitian, dan kolaborasi untuk pelaksanaan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut diantaranya rekrutmen calon karyawan, uji kompetensi dan sertifikasi, praktik kerja lapangan/magang, kelas industri, teaching factory, magang/diklat pendidikan, dan kemitraan.
Direktur Produksi PT INASTEK, Bayu Hari Santoso mengatakan “Selain menciptakan produk yang sesuai kualitas industri, PT Inamas Sintesis Teknologi ingin terjun langsung ke dunia pendidikan. Harapannya calon generasi penerus bangsa ini menjadi salah satu penggerak yang tidak saja berpotensi di industri dan teknologi, tapi juga berpotensi untuk berwirausaha. Karena saya yakin, nanti pada Indonesia 2045 akan banyak orang-orang yang membangun usaha”.
Dengan demikian, hubungan kerja sama PT INASTEK dengan LP Ma’arif NU PWNU DIY diharapkan dapat bersinergi demi industri dan pendidikan yang lebih baik dengan menggandeng anak-anak muda untuk mengembangkan kompetisi.